Catatan Akhir Tahun : New Year, New Life

Bismillahirrahmanirrohim..

Demi masa. Sungguh manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan. (QS. Al-A`sr:1-3)

Satu tahun kini telah terlewat. Tahun 2014 telah sama-sama kita lalui. Entah itu baik ataupun buruk setiap orang pasti memiliki evaluasinya masing-masing. Meskipun memang tak jarang orang yang kesulitan mengevaluasi dirinya sendiri.

Demi masa. Waktu yang tak pernah berhenti. Waktu yang tak pernah menunggu kita. Tapi kita lah yang dituntut berjalan seiring dengan waktu. Berlari! Ya terus berlari atau kita akan tertinggal oleh waktu hingga kita berada dalam kerugian. Itu pilihan.

Demi masa. Masa yang telah diberikan Allah SWT kepada kita. Masa sebagai kesempatan untuk kita mengisinya dengan hal-hal kebaikan. Mengisi waktu dengan keimanan. Inilah orang-orang yang telah Allah janjikan bukan lah orang-orang yang merugi yaitu orang-orang yang beriman.

Lalu satu tahun 2014 ini, termasuk pada golongan mana diri kita? Beruntungkah? Atau merugikah?

Itu tergantung pada keimanan kita kepada Allah SWT. Iman adalah segala sesuatu yang mempengaruhi perasaan, pikiran, dan jiwa seseorang hingga akan nampak pada tingkah laku yang akan menyertai keimanan itu. Lalu sudahkah apa yang telah kita perbuat itu menunjukkan keimanan kita kepada Allah SWT?

Inilah bagian dari evaluasi diri. Saya, kamu, dan kita semua mungkin memilki targetan-targetan pencapaian yang ingin diraih tahun 2014 ini. Bagi saya mungkin sudah sangat banyak targetan duniawi yang dapatkan ataupun sudah mampu saya raih. Namun dengan rukhiyah ini mungkin tak sebaik itu. Hingga terasa sangat malu jika dipertanyakan,

“Sudah berapa surat yang engkau hafal tahun ini?“,

“Sudah berapa juz tilawahnya hari ini?“

Lebih-lebih saya malu dengan diri saya sendiri, sejak SMA kelas XII (4 tahun yang lalu), saya selalu mentargetkan hafalan juz 30. Tapi hingga malam ini. Malam pergantian tahun 2015 target itupun masih saya tuliskan dalam buku diary-ku, seperti tak ada peningkatan. Atau jika hafal 1 ayat akan terlupakan 2 ayat hingga kadang aku merasa menghafal itu adalah hal yang paling sulit.

Disisi lain. Tahun 2014 bagiku adalah tahun yang tak semenantang tahun 2013. Tahun 2014 ini banyak hal dan tagetan yang memang seharusnya aku lakukan dimana statusku sebagai mahasiswa. Memang banyak hal baru dan pengamalan yang aku dapatkan.

Dua hal yang memang sudah direncakan alhamdulillah berjalan lancar. Dua hal ini adalah KKN-PPL dan ambil data untuk skripsiku. KKN-PPL yang menghadiahkanku dengan bertemunya orang-orang yang begitu menginspirasi hingga aku mampu belajar dan mengambil pembelajaran dari setiap potong episode bersama dengan mereka. Keluarga besar PPL SMP N 5 Sleman dan Keluarga Mancasan Kleben. Kalian adalah bagian dari perjalan hidup saya. Semoga Allah selalu memberkahi.🙂

Dan kini telah sampai dipenghujung tahun 2014. Sebentar lagi akan berganti tahun. Tahun 2015 bagi saya adalah tahun dimana saya akan hidup pada hidup yang sebernarnya. Di tahun ini aku ingin mengganti status mahasiswa S1 dengan dengan sarjana pendidikan. Bukan mahasiswa lagi. Ini berarti bahwa di tahun ini kehidupan, kegiatan, dan hal-hal yang akan saya lakukan akan sangat berberda dengan 3 tahun terakhir ini.

Berharap di tahun 2015 saya mampu meraih cita-cita saya sejak kecil, yaitu mendidik. Menjadi guru. Hingga kini cita-cita itu bertambah. Yaitu saya ingin merasakan mendidik dan mengajar di luar Jawa. Indonesia itu (katanya) indah, maka saya ingin membuktikannya bahwa Indonesia itu benar-benar indah. Sejak kecil hingga sekarang saya hidup di Jawa. Di tahun 2015 saya harap saya mampu mnecicipi potongan perjalanan hidup saya di luar Jawa. Pulau-pulau lain di Indonesia. Saya yakin disana akan sangat menarik.

dan tentu masih banyak targetan-targetan yang lain yang ingin saya capai. Lalu bagaimana denganmu? Apa targetanmu? Semoga Allah meridloi dan mengabulkan setiap doa baik yang kita panjatkan. Dan tetaplah mentautkan hati kita pada orientasi akhirat. Warna-warni dan secantik apapun dunia semoga kita takkan terlena dengan keindahannya.

New Year, New Life

Semoga menjadi tahun perubahan. Tahun perbaikan. Dan tahun pendekatan kepada-Nya hingga jika Dia memanggil kita pada tahun ini pun kita tlah siap membawa segala bekal kembali menghadap-Nya.

 

Bumi Jogja, 31 Desember 2014

23.28

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s